Masa Pandemi, Dosen Farmasi Lakukan Pembagian Jamu Kesehatan (10 Mar 21)

TANGGETADA, SULAWESI TENGGARA  –  Pada masa krisis kesehatan saat pandemi COVID-19 yang tak tahu kapan akan berakhir, pengobatan secara tradisional menjadi salah satu alternatif pilihan yang dapat di gunakan oleh masyarakat untuk memutus rantai penularan virus COVID-19 serta dapat menjaga imunitas tubuh. Jamu kesehatan merupakan obat herbal secara tradisional yang telah dipraktekkan selama berabad-abad oleh nenek moyang terdahulu untuk menjaga kesehatan tubuh. Jamu kesehatan berfungsi menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari wabah virus COVID-19 yang marak saat ini, apalagi saat ini belum ditemukannya obat yang ampuh untuk mengatasi virus COVID-19, masyarakat dituntut untuk kembali menggunakan tanaman herbal sebagai salah satu alternatif pengobatan yang manfaatnya sangat beragam.

Sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Dosen Program Studi S-1 Farmasi Fakultas Sains dan Teknologi (F.Sainstek) USN Kolaka kembali turun ke masyarakat untuk membagikan jamu kesehatan (Jam Kes) kepada warga di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Senin - Rabu (22 – 24 Februari 2021). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua PkM Prodi Farmasi apt. Harni Sartika Kamaruddin, S.Si., M.Si.

Warga masyarakat kecamatan Tanggetada menyambut baik jamu kesehatan hasil karya mahasiswa (i) prodi S-1 Farmasi USN Kolaka tersebut. "Terima kasih kepada Prodi Farmasi, khususnya Fakultas Sains dan Teknologi yang telah membagikan JamKes kepada masyarakat. JamKes ini akan sangat berguna untuk kami di tengah wabah COVID-19 saat ini” ungkap salah satu warga.

Semoga dengan mengkonsumsi JamKes dari racikan mahasiswa (i) Prodi S-1 Farmasi imun warga dapat meningkat sehingga terhindar dari virus COVID-19," tandas ibu Harni Sartika Kamaruddin yang turun langsung membagikan di masyarakat kecamatan Tanggetada.

“Mari Bersama Kita Lawan COVID-19” tambah dosen cantik berjilbab itu.