PkM Dosen D-III Keperawatan Promosi Kesehatan Reproduksi Melalui Pelatihan SADARI (28 Dec 20)

WUNDULAKO, KOLAKA, SULAWESI TENGGARA  –  Berbagai aktivitas dosen Program Studi D-III Keperawatan di atas merupakan kegiatan dalam menjalankan tugas Tri Dharma PT, yakni salah satunya adalah dengan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan kepada remaja putri Pondok Pesantren Ihya' Assunnah di kelurahan 19 November, Kec. Wundulako pada tanggal 17 Desember 2020 lalu. Program pengabdian kali ini memiliki tema "Upaya Promosi Kesehatan Reproduksi Melalui Pelatihan Pemeriksaan Payudara Sendiri". Kegiatan ini diikuti oleh beberapa dosen program Studi D-III Keperawatan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sembilanbelas November Kolaka. Ketua kegiatan ini yaitu ibu Nuridah, S.Kep., Ns., M.Kep, dengan beberapa anggota yakni ibu Hj. Yuhanah, S.ST., M.Kes, Mariany, S.ST., M.Keb, dan ibu Iis Afrianty, S.ST., M.Keb. dan juga mengikutsertakan mahasiswa dalam kegiatan praktik bimbingan pemerikSAan payuDAra SendiRI (SADARI) sebagai bentuk aktualisasi dari pelatihan tersebut.

Terlaksananya kegiatan ini, tentunya tidak lepas dari kerja sama pihak pimpinan pondok pesantren Ihya' Assunnah Ust. Muhamad Sutamin yang ikut peduli dan mendukung sepenuhnya usaha para pendidik yang berasal dari Universitas Sembilanbelan November Kolaka dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam merubah perilaku dan menjaga kesehatan diri terkhusus dikalangan remaja putri pondok pesantren. Menurut beliau, mendapatkan edukasi terkait pemahaman tentang kesehatan adalah hak setiap manusia sehingga tidak ada batasan ataupun kesenjangan apapun untuk dapat mengajarkannya dimanapun kita berada dilingkungan masyarakat, karena sejatinya ilmu itu adalah hanya milik Allah SWT.

Harapannya adalah selain memberikan pemahaman baru kepada remaja putri di pondok pesantren, nantinya juga akan dapat membantu kinerja pemerintah setempat dalam bidang kesehatan sebagai salah satu upaya untuk ikut menskrining munculnya kasus-kasus baru yang dapat berpotensi menyebabkan penyakit yang lebih serius seperti penyakit kanker payudara. Ketua Tim Ibu Nuridah, S.Kep., Ns., M.Kep. menekankan bahwa meningkatnya kasus kanker payudara setiap tahunnya dan ditemukannya kasus baru yang menyerang remaja sampai dewasa awal pada usia 11 sampai dengan 20 tahun berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menjadi momok baru yang sangat perlu segera ditangani dengan pencegahan awal melalui screaning yang cukup memudahkan remaja putri untuk diaplikasikan secara mandiri.

Ibu Mariany, S.ST., M.Keb. juga menambahkan bahwa, kegiatan seperti ini dalam lingkungan pondok pesantren sangatlah langka dilakukan oleh petugas kesehatan lainnya, pada umumnya edukasi terkait kesehatan hanya tersentuh dari kalangan sekolah umum saja, namun berdasarkan literacy ternyata dalam lingkungan pondok pesantren juga sangatlah dibutuhkan kegiatan seperti ini untuk menjaga kesehatan mereka dengan menanamkan pola perilaku hidup sehat sehingga mereka tetap sehat dan dapat dengan khusyu' menjalankan ibadah. Dalam kegiatan ini selain memberikan pelatihan, ibu Hj. Yuhanah, S.ST., M.Kes. juga memberikan buku panduan pencegahan kanker payudara dan tatalaksana SADARI  yang mana beliau merupakan salah satu dari penulis buku tersebut. Sementara Ibu Iis Afrianty, S.ST., M.Keb. juga mengharapkan bahwa kedepan program ini akan tetap berkelanjutan dengan edukasi kesehatan lainnya yang dibutuhkan oleh para santri dan tidak menutup kemungkinan pesantren-pesantren yang lainnya di Kabupaten Kolaka akan ikut terjamah dengan program-program seperti ini, InsyaALLOH.